Bebek, Ayam Jantan, Merak, Gagak

Bebek itu kerakusan, karena paruhnya selalu ada ditanah

Mengeruk apa saja yang terbenam basah atau kering

Tenggorokannya tak pernah santai satu saat pun

Ia tak mendengar firman Tuhan selain

“kuluw wasyrabuw” (Makan, minumlah!)

Seperti penjarah yang merangsek rumah

Dan memenuhi kantongnya dengan cepat

Ia masukkan ke dalam kantongnya baik dan buruk

Permata atau kacang tiada beda

Ia jejalkan ke kantong basah dan kering

Kuatir pesaingnya akan merebutnya …

* * *

Ayam jantan penuh nafsu dan ketagihan nafsu

Mabuk dalam anggur tawar yang beracun …

* * *

Merak berwarna ganda

Memamerkan dirinya demi kemasyuran dan nama

Cita-citanya hanya merebut perhatian manusia

Tak peduli baik buruk, hasil dan manfaatnya …

***

Suara berkoak burung gagak

Meneriakan permintaan panjang di dunia

Seperti iblis gagak memohon yang Mahasuci

Kehidupan abadi sampai hari kebangkitan

Iblis berkata. “Berikan aku tempo sampai hari kebangkitan.”

Bukankah sepatutnya ia berkata,” Aku bertaubat duhai Tuhanku.”

Hidup tanpa taubat adalah bencana jiwa …

***

Bebek, Ayam Jantan, Merak dan Gagak menurut Jalaluddin Rumi. Bebek melambangkan kerakusan, Ayam Jantan melambankan nafsu, Merak melambangkan kesombongan dan Gagak melambangkan keinginan abadi.

Tertarik Menjadi Advokat ?

Menurut Pasal 2 Ayat 1  UU Republik Indonesia Nomor 18 TAHUN 2003 Tentang Advokat,  yang dapat diangkat sebagai Advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum. Untuk menjadi seorang Advokat seseorang harus menempuh beberapa tahap seperti pada gambar dibawah ini :

Road To Be Advokat

Setelah lulus Sarjana Hukum, calon Advokat mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), biasanya lama pendidikan berkisar 1 hingga 2 bulan.  Usai mengikuti PKPA, calon Advokat harus mengikuti ujian profesi Advokat yang diadakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), disinilah calon Advokat benar-benar diuji, apakah mereka layak menerima kompetensi Advokat.

Tahap berikutnya jika lulus di ujian profesi Advokat, calon Advokat harus magang di kantor hukum, minimal 2 tahun. Saat magang, calon Advokat dilatih untuk menggunakan kompetensi, teori dan latihan yang mereka miliki untuk diterapkan di lapangan. Usai melewati semua tahap diatas, maka calon Advokat siap diangkat menjadi Advokat oleh Pengadilan Tinggi setempat.

Tertarik menjadi Advokat ?

 

Untuk menjadi Advokat, setelah lulus Sarjana Hukum maka harus mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), biasanya lama pendidikan berkisar 1 hingga 2 bulan. Usai mengikuti PKPA, calon advokat harus mengikuti ujian profesi advokat. Jika ingin persiapannya lebih matang dapat mengikuti simulasi ujian, yaitu dengan mendaftar Super Intensif Persiapan Ujian Profesi Advokat.

Tahap berikutnya jika lulus di ujian profesi advokat, calon advokat harus magang di kantor hukum, minimal 2 tahun.  Usai melewati tahap 1,3 dan 4 (lihat bagan diatas), maka calon advokat dapat diangkat menjadi advokat oleh Pengadilan Tinggi setempat.

Prosedur Keselamatan Saat Meeting & Fleksi Day

Ada yang berbeda saat menghadiri meeting di sebuah perusahaan pengeboran minyak milik asing kemarin. Sebelum meeting dimulai ada penyampaian prosedur jika terjadi bencana di gedung tempat meeting. Biasanya penyampaian prosedur seperti ini hanya dilakukan melalui poster, pamlet dan sejenisnya.

Penyampaian prosedur lisan ini seperti pramugari yang menjelaskan prosedur keselamatan penerbangan sebelum pesawat meninggalkan landasan. Kira-kira seperti ini bunyinya :

Jika terjadi bencana, tenang saja, jangan panik. Ikuti kami saja. Jika tidak ada kami, langsung turun melalui pintu darurat yang ada di dekat lift. Dan berkumpul di lapangan yang berada di belakang gedung ini. Setahu saya, hari ini tidak ada jadwal latihan keselamatan bencana, jika terdengar pengumuman, berarti memang benar sedang terjadi bencana.

Benar-benar penyampaian prosedur keselamatan yang berguna ya. Minimal kita jadi aware terus dan tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi bencana seperti gempa bumi saat meeting berlangsung, atau saat kita sedang di toilet.

* * *

Fleksi Day

Istilah fleksi day juga saya dengar dari perusahaan yang sama. Fleksi day jatuh pada hari Jum’at di minggu ke -2 dan minggu ke-4. Pada hari fleksi day, semua karyawan libur. Jadi liburnya dari hari jum’at hingga minggu. Karena menerapkan fleksi day, maka konsekuensinya jam wajib kerja karyawan menjadi sejak pukul 07:00 hingga 17:00.

Bagi karyawan, demi fleksi day, memperoleh 1 jam wajib kerja tambahan tiap harinya tentu tidak masalah, apalagi di Jakarta kalau pulang jam 16:00 pasti terjebak macet he he …

Memberi Tab Pada Aplikasi Office

Saat membuka dokumen word dalam jumlah banyak sekaligus, terkadang kita sering kesulitan saat berganti-ganti dokumen.  Teman-teman bisa mencoba alternatif lain, dengan menginstall software tambahan yaitu OfficeTab. Dengan menggunakan OfficeTab maka aplikasi word akan dilengkapi tab seperti pada browser Mozilla.

Gambar dibawah adalah tampilan word yang sudah dilengkapi OfficeTab, terlihat sedang terbuka 3 dokumen sekaligus, efek aplikasi OfficeTab bisa dilihat pada kotak merah.

Clip

Oh iya, OfficeTab tidak hanya berfungsi di Word saja, sejak diaktifkan, fungsi tab juga muncul di Excel dan Power Point. Bagi yang tertarik dan ingin mencoba, dapat mendownload OfficeTab (free) disini http://hi.baidu.com/officecm

* * *

Makasih buat Mas Wendy yang mau men-share aplikasi ini.

Untuk Para Penegak Hukum Tersayang

Dalam beberapa hari ini, saya mendengar beberapa pernyataan bernada minor mengenai polisi, jaksa, hakim dan pengacara. Misalnya, “Jangan mengambil profesi penegak hukum, kurang berkah” atau hindari dunia peradilan yang sudah tidak bersih“.

Menurut saya, tidak ada yang salah dengan komentar-komentar minor diatas, karena pasti ada sebabnya hingga sebagian besar masyarakat sudah tidak percaya terhadap para penegak hukum. Tapi saya yakin tidak semua para penegak hukum tidak baik, pasti ada yang bekerja sesuai dengan etika profesi dan menepati sumpah jabatannya.

Dan, coba bayangkan jika tidak ada sama sekali para penegak hukum, siapa yang mau mengatur lalu lintas, siapa yang mau membela orang-orang lemah dalam pengadilan, siapa yang harus menangkap pembunuh, siapa yang mau mengadili …

Jika tidak ada penegak hukum berarti kita kembali ke zaman purba dimana tidak ada yang namanya negara dan instrumen pendukungnya, seperti para penegak hukum.

Bagi para penegak hukum dan calon penegak hukum yang baik. Berusaha saja sekuat tenaga, seperti burung kecil yang berjuang memadamkan api yang membakar Nabi Ibrahim. Dengan paruhnya yang mungil ia terbang ke samudra, mengambil air, menyimpannya dan berusaha menjatuhkannya dari tempat yang sangat tinggi, berharap bisa memadamkan api Namrud. Seluruh binatang dan tumbuhan menertawakannya. “Bagaimana mungkin paruh yang kecil itu dapat mengambil air untuk memadamkan api Namrud ?”

Mendengar ini burung kecil itu menjawab, “Aku tahu aku tidak akan pernah bisa memadamkan api Namrud, tetapi aku ingin Allah Ta’ala mencatat aku sebagai makhluk yang pernah berusaha untuk memadamkannya.