Rayyan Sugangga, Ayo Berbagi …

Battle Chess

Ditulis dalam Game by Rayyan Sugangga di/pada Mei 12th, 2008

Catur adalah salah satu olahraga asah otak yang menghibur. Sangat menghibur sekali dimainkan usai berkerja seharian . Di kantor ada Pak Budi Sulistyo, Mas Amir & Pak Doel yang gemar bermain catur. Beberapa kali saya pernah bertanding dengan mereka, tapi saya sering kalah, sepertinya harus lebih banyak belajar & berlatih lagi.

Bicara tentang catur, jadi teringat dengan game catur klasik yang sering saya mainkan saat SMP dulu. Nama game caturnya Battle Chess. Keunikan Battle Chess terletak pada karakter buah catur & animasinya. Karakter-karakter catur dibuat khas Kerajaan Inggris tempo dulu. Lebih menarik lagi karena terdapat adegan pertarungan disaat memakan bidak lawan. Misalnya Perdana Menteri yang membunuh prajurit (pion) dengan sihirnya atau Raja yang bunuh diri minum racun karena terkena Skak Mat. Ya mirip-mirip dalam adegan pertandingan catur di film Harry Potter and the Sorcerer’s Stone.

Bagi yang suka catur & ingin bermain dalam suasana berbeda, harus coba Battle Chess. Kalau tidak salah dulu hanya ada di Mac. Karena kangen dengan Battle Chess, saya coba mencari & mendownload. Ternyata ada versi Windowsnya lho, bisa didownload gratis disini

Image Hosted by ImageShack.us

Pesan Dari Forbidden Kingdom

Ditulis dalam Film by Rayyan Sugangga di/pada Mei 8th, 2008

Sebenarnya ide cerita dalam film ini tidak ada yang baru. Ada Raja Kera (Monkey King, Sun Wukong atau Sun Go Kong) & ada pengembara beserta beberapa jagoan yang menuju ke suatu tempat untuk mengantarkan sesuatu.

Memang film ini diangkat dari legenda kera sakti yang berasal dari negeri China itu (Journey To The West). Menurut saya cerita Lord of The Ring juga terinspirasi dari legenda ini. Walau ide ceritanya tidak ada yang baru, Forbidden Kingdom tetap menyajikan tontonan yang sangat menghibur. Kapan lagi bisa melihat Jet Li & Jackie Chan beradu kungfu, semua jurus kungfu yang terkenal ditampilkan dalam film ini. Jurus Dewa Mabuk dari Selatan, Jurus Belalang, Jurus Macan, Tendangan Tanpa Bayangan, dan tentu saja jurus-jurus lucu milik Si Raja Kera.
Ada pesan yang dapat diambil dalam film ini seperti :

Jika ingin belajar sesuatu yang baru maka kita harus mengosongkan pikiran kita terlebih dahulu, seperti teko yang kosong. Bagaimana sebuah teko dapat diisi dengan air, jika tekonya sudah penuh. Kunci saat mempelajari sesuatu itu terdapat dalam diri sendiri, temukan itu & belajarlah menurut cara sendiri

Masih banyak pesan lain yang bisa diambil dari Forbidden Kingdom. Bagi yang suka film silat, pasti terhibur menonton film ini. Jadi ingin belajar jurus-jurus nih. Untuk saat ini, saya ingin mempelajari jurus membuat report secara cepat he he he

Tidak Diragukan Lagi

Ditulis dalam Keluarga by Rayyan Sugangga di/pada Mei 4th, 2008

Alhamdulillah, setelah seminggu menggigil karena demam. Malam ini (sepertinya) demam saya sudah benar-benar hilang. Terimakasih Bu sudah merawat saya.

Saya juga bersyukur karena pada hari Rabu lalu, Amelia, adik perempuan saya telah melahirkan dengan selamat.  Bayi laki-laki yang dilahirkannya juga sehat. Usai melahirkan, adik perempuan saya mengatakan sesuatu kepada Ibu saya yang membuat hati saya begitu terenyuh :

Ma, aku ingin mencium kaki mama sekarang. Ternyata melahirkan itu penuh perjuangan & sangat sakit sekali ya Ma.  
 

Tidak Diragukan Lagi, Memang seorang Ibu itu sangat iklas, penuh perjuangan disaat mengandung & disaat melahirkan kita. Salut & hormat untuk para Ibu …

Ini foto keponakan saya yang baru lahir, Tidak Diragukan Lagi memang benar-benar lucu & imut seperti Pakde-nya he he he :)   

Tarif Turun, KA Bandung-Jakarta PP Kembali Ramai

Ditulis dalam Teman-Teman, Transportasi by Rayyan Sugangga di/pada April 27th, 2008

Strategi penurunan tarif yang dilakukan PT. Kereta Api ternyata berhasil. Sekarang sangat susah mendapatkan tiket jika kita tidak memesan minimal satu hari sebelumnya. Dulu saat tarif belum diturunkan, sangat mudah sekali mendapatkan tiket, cukup dengan datang langsung pada hari keberangkatan, kita akan mendapatkan tiket dengan jadwal pemberangkatan yang terdekat. Terkadang satu gerbong hanya berisi satu atau dua orang penumpang saja.

Kini dengan tarif yang bisa dikatakan lebih murah dibanding travel, sebagian masyarakat mulai beralih kembali menggunakan kembali kereta api. Sekedar informasi, tarif kereta api Jurusan Bandung-Jakarta PP untuk kelas Bisnis adalah Rp. 20.000, Eksekutif Rp.35.000, & Argo Rp.45.000.

Bagi yang terbiasa menggunakan travel via Cipularang, mungkin sekarang akan tertarik kembali menggunakan kereta api. Tapi ingat kalau bisa jangan mendadak, lebih baik pesan satu hari sebelumnya.

ASYIKNYA RAME-RAME : Oki, Wendy, Ali, Saya dan Mas Primus, saat pulang ke Bandung pada hari Jumat lalu. Kami sudah memesan tiket sehari sebelumnya, karena terlalu sore saat memesan, jadi kami hanya kebagian kelas Bisnis. Dalam gerbong kami banyak penumpang yang berdiri. Untuk memberikan bangku kepada seorang ibu yang tidak kebagian tempat duduk, Oki, Ali & Wendy rela duduk sebangku bertiga. Bangku sengaja kami buat saling berhadapan, alhasil sepanjang perjalanan kami habiskan dengan diskusi & bercanda.

Agar Tetap Produktif, Kelola Diri Sendiri

Ditulis dalam Buku, Manajemen by Rayyan Sugangga di/pada April 26th, 2008

Untuk menjaga agar kita tetap produktif selama masa kerja yang mungkin berlangsung selama 50 tahun diperlukan pemahaman tentang cara mengelola diri sendiri.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dimana letak kekuatan kita. Salah satu hal yang dapat digunakan untuk menemukan kekuatan kita adalah dengan analisis umpan balik. Caranya saat kita membuat keputusan atau pilihan, tuliskan kejadian yang diharapkan terjadi. Lalu 9 sampai 12 bulan kemudian , bandingan hasil nyata dengan harapan kita.

Jika diterapkan secara konsisten, analisis umpan balik mampu menunjukkan letak kekuatan kita. Tidak hanya itu analisis ini juga menunjukkan dimana titik kelemahan kita. Titik kelemahan kita ini pada umumnya ditunjukkan dengan memperlihatkan kekosongan pengetahuan kita, dan biasanya kekosongan itu dapat diisi. Ingat ahli matematika memang dilahirkan, tetapi setiap orang tetap dapat mempelajari trigonometri, aljabar dan lain-lain.

Untuk mengisi kekosongan pengetahuan , tentu kita perlu belajar. Nah, berarti langkah berikut yang harus kita lakukan adalah mencari tahu bagaimana cara kita belajar. Ada orang yang belajar dengan cara berbicara dan didengar oleh khalayak, ada orang yang belajar dengan cara menulis, ada orang belajar dengan cara mendengar atau ada orang belajar dengan cukup membaca saja. Atau jangan-jangan kita belajar dengan mengkombinasikan beberapa cara sekaligus. Hanya kita sendiri yang tahu bagaimana cara kita belajar :)

>> Mencari Nilai-nilai & sopan Santun

Untuk bekerja secara produktif kita juga harus berada pada situasi nilai-nilai dan sopan santun yang sesuai dengan diri kita. Pertanyaannya, nilai-nilai dan sopan santun seperti apa yang cocok untuk diri kita, sekali lagi hanya diri kita sendiri yang tahu. Tapi yang pasti, bekerja dalam suatu organisasi yang memiliki sistem nilai yang tidak dapat diterima atau tidak sesuai dengan sistem nilai seseorang, dapat menyebabkan seseorang merasa frustasi dan tidak dapat bekerja dengan baik.

Begitu juga dengan sopan santun. Sopan santun dapat diibaratkan sebagai pelumas dalam organisasi. Analisis menunjukkan bahwa seseorang yang cerdas selalu gagal ketika harus bekerja sama dengan orang lain, mungkin hal itu adalah indikasi akan kurangnnya tata susila, yaitu sopan santun. Sopan santun paling sederhana adalah dengan berkata terimakasih atau minta maaf jika melakukan kesalahan.

Lebih jauh lagi, sopan santun ini akan berperan besar disaat bekerja dengan rekan kerja. Hal paling dasar adalah menerima fakta bahwa rekan kerja adalah sosok individu yang sama dengan kita. Rekan kerja kita juga berusaha keras, mereka juga memiliki kekuatan, mereka memiliki cara sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan dan juga memiliki nilai-nilai sendiri.

Untuk itu kita diharuskan memahami betul orang-orang yang bekerjasama dengan anda. Jika perlu saling curhat atau saling mendengarkan semua konflik pribadi, tidak ada kata terlambat untuk melakukan ini. Harus diingat organisasi tidak dibangun berdasarkan pemaksaan, tetapi berdasarkan kepercayaan :)

* * *

Ditulis, disadur & diresume ulang, dari buku “Classic Drucker” karangan Peter F. Drucker, Bab 1 Tanggung Jawab Seorang Manajer pada bagian Mengelola Diri Sendiri.

Ekspresi Apa ?

Ditulis dalam Iseng, Teman-Teman by Rayyan Sugangga di/pada April 23rd, 2008

Ini foto mas Wendy. Saya (sudah) diizinkan untuk memasang foto ini. Kira-kira Mas Wendy sedang apa ya ? Ini ada beberapa komentar teman-teman, yaitu :

  • Mas Wendy sedang tertawa,
  • Sedang menangis,
  • Mas Wendy kesakitan karena kakinya tertimpa sesuatu.

Atau ada pendapat lain, ayo tebak ekspresi Mas Wendy :P 

Pengalaman Naik Bus Way Di Malam Hari

Ditulis dalam Jalan-Jalan, Transportasi by Rayyan Sugangga di/pada April 20th, 2008

Pada tulisan Bogor-Thamrin saya sempat bercerita tentang pengalaman saat naik Bus Way di pagi hari. Kali ini saya akan bercerita lagi tentang pengalaman naik Bus Way, kali ini saat malam hari.

Saya, Mas Primus & Mas Wendy tiba di Gambir sekitar pukul 19:15. Meskipun saya pernah mengalami kejadian kurang enak saat naik Bus Way dari Gambir menuju Thamrin, kami tetap memutuskan naik Bus Way dari Gambir menuju Thamrin. Perkiraan kami pada malam hari pasti kami dapat naik Bus Way dengan nyaman karena sepi.

Ternyata perkiraan itu meleset. Di Halte Gambir 2 saja, antrian sudah cukup ramai, lalu bis yang ditunggu-tunggu juga tidak kunjung datang. Setelah menunggu cukup lama, tiba 3 bis. Bis pertama memang sudah penuh, jadi kami tidak dapat naik. Begitu juga dengan bis kedua.

Hanya Bis ketiga yang penumpangnya sedikit. Tapi anehnya saat baru beberapa orang naik ke bis ketiga, kondektur tiba-tiba langsung melarang kami dan penumpang lainnya naik. Mas Primus sampai terjepit pintu halte. Bis yang hanya diisi beberapa penumpang itu langsung ngacir, petugas loket halte sampai ikut berteriak & marah karena kejadian itu.

Kami naik di Bis keempat yang datang setelah itu. Penumpang dalam bis keempat juga sedikit sama dengan bis ketiga yang tadi, namun bedanya bis keempat mau mengangkut semua penumpang di halte tersebut. Saya langsung mengadukan peristiwa itu kepada kondektur. Kata kondektur itu, beberapa supir & kondektur bus way ternyata suka begitu, dia tidak menjelaskan sebabnya. Kondektur lalu menyarankan, lain kali dicatat nomor bisnya dan diadukan saja.

Saya juga bertanya kenapa saat malam hari bus way terlihat jarang dan lambat. Ternyata saat malam hari bis yang beroperasi hanya sekitar 20-an, berbeda dengan saat pagi dan siang hari yang berjumlah 80 bis, sedangkan saat Sabtu Minggu berjumlah 50 bis.

Cipularangman

Ditulis dalam Iseng, Teman-Teman by Rayyan Sugangga di/pada April 20th, 2008

Kenapa saya memasang foto diatas ? Gak tau kenapa saya suka foto ini, mungkin karena terlihat fresh. Siapa yang ada di foto ? Itu Pak Yadi sebelum menyantap es teler di kantin Trans TV.
Pak Yadi ini bertugas mengurus segala admnistrasi pekerjaan di kantor kami. Pak Yadi ini juga sering bolak-balik Bandung-Jakarta untuk mengantar langsung administrasi dan hasil pekerjaan kami.
Sangking seringnya Pak Yadi bolak-balik Bandung-Jakarta, teman-teman mengatakan bahwa Pak Yadi bukan seorang warga negara Indonesia, tapi berkewarganegaraan Cipularang. Karena itu pula Pak Yadi juga mempunyai julukan Cipularangman he he he (BTW, es telernya terlihat segar ya)

Pemimpin Baru, Harapan Baru

Ditulis dalam Harapan, Pemerintahan by Rayyan Sugangga di/pada April 20th, 2008

Jika melihat hasil Pilkada di beberapa daerah & membaca berita terakhir. Sepertinya timbul semangat dan harapan baru ya ? Iya itu pasti, karena masyarakat sudah jenuh dan bosan dengan kondisi saat ini. Karena jenuh dan bosan dengan kondisi saat ini, maka masyarakat lebih cenderung memilih calon yang lebih muda & belum terbukti ( belum terbukti kualitas memimpinnya dan belum terbukti mengecewakan masyarakat :) )

Untuk itu bagi para pemimpin yang baru terpilih, jangan sampai tidak membuat perubahan positif terhadap kondisi masyarakat. Kasihan khan masyarakat, mereka menaruh harapan yang besar kepada anda. Minimal tunjukkan usaha nyata anda untuk memperbaiki kondisi saat ini. Ingat lho, harga minyak mentah sedang melambung dan pada bulan Mei nanti, harga beras juga diprediksi akan naik juga (5000/kg).

Bagaimana ya caranya memperbaiki kondisi saat ini ? Atau bagaimana caranya agar anda disayang dan didukung penuh oleh masyarakatnya. Cara paling mudah adalah dengan menunjukan pada masyarakat bahwa sejak anda terpilih terjadi perubahan-perubahan positif dalam kondisi masyarakat. Dan yang paling penting anda harus menepati janji-janji, anda saat kampanye dulu.

Tidak usah lagi membangun mal-mal atau pusat perbelanjaan baru. Hentikan mengimpor mobil-mobil mewah. Dibenahi saja dulu kondisi sangat dasar yang terjadi saat ini. Misalnya seperti ini :

Kondisi Saat Ini

Kondisi 5 Tahun Ke Depan

Banyak pengemis & anak jalanan

Tidak ada lagi pengemis & anak jalanan

Beras mahal

Beras murah

Sekolah mahal

Sekolah murah bahkan gratis

Biaya kesehatan mahal

Biaya kesehatan sangat murah

Kalau perubahan positif seperti yang tercantum pada tabel diatas mungkin nggak sih dilakukan, apa jangan-jangan terlalu muluk juga, atau memang sudah tidak perlu dipikirkan lagi ?

Bersiap ke Bandung

Ditulis dalam Pekerjaan, Teman-Teman by Rayyan Sugangga di/pada April 18th, 2008

Hari ini semua anggota tim kembali ke Bandung. Untuk melaporkan kemajuan pekerjaan, brainstorming dan merencanakan apa yang harus disiapkan saat kembali ke Jakarta hari Senin nanti. Tidak hanya itu, kembali ke Bandung berarti kita akan bermain futsal bareng teman-teman lagi, pasti seru. Bandung kami datang … :)

Semangat : Oki, Ali, Mas Primus, Saya, Mbak Opi, Mas Fran, Egga dan Mas Wendy