Olahraga Selama Cedera

Sepekan lalu karena cedera, saya dilarang futsal dulu sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Jujur saja karena terbiasa dan suka olahraga, sempat kebingungan karena olahraga lainnya seperti joging, badminton atau tenis meja juga tidak bisa saya lakukan. Saya sudah mencoba tapi benar-benar tidak bisa, lutut masih suka terasa sakit jika ada gerakan tiba-tiba.

Di tengah kebingungan itu akhirnya saya menemukan alternatif olahraga lain yang relatif lebih ringan dan aman saya lakukan meski tengah didera cedera, yaitu olahraga renang.

Saya memilih renang dengan mengira-ngira saja. Kebetulan sempat nonton film Goal 2, dimana terdapat adegan terapi pasca cedera yang dilakukan dalam air. Di dalam air, saya mulai  dengan menggerakan kaki perlahan-lahan. Wah ternyata bisa !!! Dengan catatan hanya gaya bebas saja yang bisa saya gunakan. Jika menggunakan gaya lain seperti gaya katak maka sakit di lutut akan muncul kembali.

Ya yang penting bisa tetap olahraga he he he

Bertemu dengan ahli Hydro Therapy

Setelah berenang bolak-balik selama kurang lebih satu jam, tiba-tiba ada seseorang mendekat dan berkata : “Mas sepertinya sedang cedera ya ? Saya perhatikan tadi jalannya tidak normal dan gerakan kaki saat berenangnya kaku sekali, kata bapak tersebut.” Wah darimana bapak ini tahu ya, kalau melihat kegiatannya dari tadi sepertinya bapak tersebut adalah pelatih renang, karena bolak-balik sambil menuntun anak-anak berenang.

Ternyata bapak tersebut bukan pelatih renang, bapak tersebut bernama Dradjat yang memiliki keahlian sebagai sport therapy atau hydro therapy (terapi dalam air). Pak Dradjat menjelaskan bahwa dia memang ahli dalam terapi pasca cedera yang dilakukan dalam air. Pak Dradjat biasa menterapi orang-orang yang terkena cedera, bahkan atlit juga pernah, anak-anak autis, hiperaktif hingga lemah otot juga bisa diterapi.

Dengan baiknya Pak Drajat juga menolong saya. Dia membantu saya melakukan perenggangan dan gerakan sulit yang tidak bisa saya lakukan sebelumnya selama cedera. Hasilnya luar biasa, seketika saya merasakan progress kesembuhan cedera saya meningkat dengan lebih cepat, kaki kanan saya tidak kaku lagi.

Kata Pak Drajat kalau saya rajin melakukan gerakan yang dia ajarkan, 1 atau 2 bulan lagi saya sudah bisa kembali bermain futsal lagi. Bersyukur sekali iseng-iseng mencoba berenang malah bertemu dengan orang yang mengerti terapi pascacedera.

Bagi yang memerlukan terapi pascacedera dan sejenisnya. Kebetulan saya punya no. kontak Pak Drajat, saya dapat kartunamanya.

Pak Dradjat, Bandung Physical Training (Sport Therapy, Hydro Therapy), Jl. Satata Sariksa 75, Trs. Pasirkoja Bandung, 022-70433864, 081 121 3453))

7 thoughts on “Olahraga Selama Cedera

  1. wanti annurria

    Subhanallah… rezeki yang tidak disangka2 ya mas… 🙂
    Selama qita mau berikhtiar InsyaAllah pasti ada jalan dan kemudahan… Cepet sembuh mas.. biar bisa tanding futsall brg pak doel lg… heheheh…

    Balas
  2. Ipul

    Wah..asyik ya Mas..niatnya mau olahraga malah ketemu tukang terapi..:)
    setahun yang lalu lutut saya juga cedera, sakitnya lumayan…untung saja sekitar 2 bulan kemudian lutut sudah bisa kepake maen bola lagi. tanpa terapi, hanya urut tradisional…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s