Mengapa Kita Mudah Berghibah ?

Suatu hari pada zaman Nabi, seorang sahabat bertanya,” Ya Rasulullah, apakah yang disebut dengan ghibah ?” Rasulullah SAW. Menjawab,” Ghibah adalah menceritakan keburukan orang lain di belakang dia.

Sahabat itu bertanya lagi, “ Bagaimana jika keburukan itu memang terdapat pada dirinya?” Rasullulah menjawab,”Itulah yang disebut dengan ghibah?” “ Lalu, bagaimana jika keburukan itu tidak terdapat pada dirinya?” “Hal itu disebut dengan buhtan atau fitnah. Dosanya kebih besar daripada ghibah,” jawab Rasulullah. Karena Ghibah yang kita lakukan, Allah memindahkan kebaikan kita ke catatan orang yang kita pergunjingkan. Ghibah tak hanya dilakukan lewat ucapan, bisa juga melalui tulisan dan gerakan. Ada beberapa hal yang menyebabkan kita senang melakukan ghibah.

Pertama, al-ghadhab atau kemarahan. Jika kita marah, jengkel atau tidak suka terhadap seseorang, kita akan mencari orang yang mau mendengarkan kejengkelan kita dan dengan mudah kita akan menceritakan keburukan orang yang membuat kita marah. Sebuah syair arab menyebutkan, jika seseorang sedang marah, matanya hanya akan melihat keburukan dari orang yang dimarahi, tetapi jika seseorang sedang senang, matanya hanya akan melihat kebaikan dari orang yang kita senangi.

Kedua, mengapa orang senang berghibah adalah al-hiqd atau dendam. Dendam adalah kemarahan yang disimpan dalam hati untuk suatu saat kita keluarkan untuk memukul balik orang yangk ita marahi. Dalam dendam terdapat unsur keinginan untuk membalas kembali. Itu adalah salah satu sifat binatang buas yang terdapat dalam hati kita. Pembalasan dapat dilakukan dengan tindakan ataupun ucapan. Yang dilakukan dengan ucapan disebut dengan bergunjing. Ghibah adalah alat psikologis untuk membalas dendam.

Ketiga, adalah kedengkian. Jika kita dengki terhadap orang lain, akan mudah bagi kita untuk menceritakan keburukan orang itu.

Keempat, kita melakukan ghibah untuk bermain-main.

Kelima, keinginan untuk menaikkan harga diri. Karena itu, kita senang mempergunjingankan orang-orang yang terhormat. Dengan itu, kita seakan-akan berkata bahwa orang terhormat itu masih jauh lebih rendah daripada diri kita karena keburukan-keburukan mereka.

Akibat Ghibah

Akibat dari ghibah ialah pahala dari orang yang melakukan ghibah akan dipindahkan kepada orang yang dipergunjingkan. Jadi berusahalah untuk menghentikan pergunjingan agar amal kita yang sedikit tidak menjadi hilang pada Hari Akhirat. Agar kita tidak terhempas di Pengadilan Tuhan karena memperoleh kitab catatan amal yang tak berisi catatan kebaikan sama sekali. (*)

* Disadur dari The Road To Allah (Tahap-tahap Perjalanan Ruhani Menuju Tuhan), Jalaluddin Rakhmat, pada bagian “Mengapa Kita Mudah Berghibah ?”, Hal.174-180

Iklan

11 thoughts on “Mengapa Kita Mudah Berghibah ?

  1. Rindu

    Tulisannya mengingatkan saya pada satu cerita dimana saya jadi bahan guncingan ratusan orang … TANPA ada satupun yang menanyakan kepada saya kebenarannya. Dan yang bisa saya lakukan adalah berlindung kepada ALLAH, semoga suatu hari mereka tahu bahwa gibah adalah seperti memakan daging saudaranya sendiri …

    Jika yang kita bicarakan itu ternyata benar itu Ghibah
    Dan jika yang kita bicarakan itu ternayta tidak benar itu Fitnah

    Tak ada yang baik diantara keduanya …. semoga ALLAH memulikan mereka yang telah menjadikan saya bahan gibah. Amin ya ALLAH …

    Balas
  2. sulaiman

    Sulitnya, orang yang berghibah dan orang yang mendengarkan/membaca/memahami sama-sama berdosa. Biasanya percakapan umum antar teman-teman akhirnya tak terasa telah berghibah. kalau sudah demikian, saling mengingatkan dan cepat-cepat bertobat dan minta maaf kepada orang yang telah kita ghibahkan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s