Agar Tetap Produktif, Kelola Diri Sendiri

Untuk menjaga agar kita tetap produktif selama masa kerja yang mungkin berlangsung selama 50 tahun diperlukan pemahaman tentang cara mengelola diri sendiri.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dimana letak kekuatan kita. Salah satu hal yang dapat digunakan untuk menemukan kekuatan kita adalah dengan analisis umpan balik. Caranya saat kita membuat keputusan atau pilihan, tuliskan kejadian yang diharapkan terjadi. Lalu 9 sampai 12 bulan kemudian , bandingan hasil nyata dengan harapan kita.

Jika diterapkan secara konsisten, analisis umpan balik mampu menunjukkan letak kekuatan kita. Tidak hanya itu analisis ini juga menunjukkan dimana titik kelemahan kita. Titik kelemahan kita ini pada umumnya ditunjukkan dengan memperlihatkan kekosongan pengetahuan kita, dan biasanya kekosongan itu dapat diisi. Ingat ahli matematika memang dilahirkan, tetapi setiap orang tetap dapat mempelajari trigonometri, aljabar dan lain-lain.

Untuk mengisi kekosongan pengetahuan , tentu kita perlu belajar. Nah, berarti langkah berikut yang harus kita lakukan adalah mencari tahu bagaimana cara kita belajar. Ada orang yang belajar dengan cara berbicara dan didengar oleh khalayak, ada orang yang belajar dengan cara menulis, ada orang belajar dengan cara mendengar atau ada orang belajar dengan cukup membaca saja. Atau jangan-jangan kita belajar dengan mengkombinasikan beberapa cara sekaligus. Hanya kita sendiri yang tahu bagaimana cara kita belajar 🙂

>> Mencari Nilai-nilai & sopan Santun

Untuk bekerja secara produktif kita juga harus berada pada situasi nilai-nilai dan sopan santun yang sesuai dengan diri kita. Pertanyaannya, nilai-nilai dan sopan santun seperti apa yang cocok untuk diri kita, sekali lagi hanya diri kita sendiri yang tahu. Tapi yang pasti, bekerja dalam suatu organisasi yang memiliki sistem nilai yang tidak dapat diterima atau tidak sesuai dengan sistem nilai seseorang, dapat menyebabkan seseorang merasa frustasi dan tidak dapat bekerja dengan baik.

Begitu juga dengan sopan santun. Sopan santun dapat diibaratkan sebagai pelumas dalam organisasi. Analisis menunjukkan bahwa seseorang yang cerdas selalu gagal ketika harus bekerja sama dengan orang lain, mungkin hal itu adalah indikasi akan kurangnnya tata susila, yaitu sopan santun. Sopan santun paling sederhana adalah dengan berkata terimakasih atau minta maaf jika melakukan kesalahan.

Lebih jauh lagi, sopan santun ini akan berperan besar disaat bekerja dengan rekan kerja. Hal paling dasar adalah menerima fakta bahwa rekan kerja adalah sosok individu yang sama dengan kita. Rekan kerja kita juga berusaha keras, mereka juga memiliki kekuatan, mereka memiliki cara sendiri untuk menyelesaikan pekerjaan dan juga memiliki nilai-nilai sendiri.

Untuk itu kita diharuskan memahami betul orang-orang yang bekerjasama dengan anda. Jika perlu saling curhat atau saling mendengarkan semua konflik pribadi, tidak ada kata terlambat untuk melakukan ini. Harus diingat organisasi tidak dibangun berdasarkan pemaksaan, tetapi berdasarkan kepercayaan 🙂

* * *

Ditulis, disadur & diresume ulang, dari buku “Classic Drucker” karangan Peter F. Drucker, Bab 1 Tanggung Jawab Seorang Manajer pada bagian Mengelola Diri Sendiri.

4 thoughts on “Agar Tetap Produktif, Kelola Diri Sendiri

  1. doelsoehono

    terima….Kasih mas atas di muatnya tulisan -tulisan ini karena baru kemarin di adakan Rapat Pleno yang di hadiri oleh staf -staf dari BO Semua dan membahas masalah yang mas tulis ini
    yaitu tentang Tata krama dan soan santun ,yang harus kita terapkan di dalam Organisasi
    yang atas menghargai yang bawah Dan yang bawah menghormati yang atas ……
    saya juga mengingat betul apa kata X apa bila kita menjalin silaturohmi insyaalloh akan mendatangkan Rezeki …………………..
    didalam organisasi sebisa mungkin menghilangkan GEP …………….YO MAS

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s