Rayyan Sugangga

Kata-kata Puitis di Lady Raffles Memorial

Posted in Jalan-Jalan by Rayyan Sugangga on Agustus 25, 2008

Monumen ini terletak di area Kebun Raya Bogor. Menurut keterangan yang saya baca dilokasi. Nama monumen ini adalah “Tugu Lady Raffles“, sebuah bangunan yang mempunyai nilai sejarah. Di sini Sir Thomas Stamford Raffles seorang Letnan Gubernur Inggris di Pulau Jawa (1811-1816) mendirikan monumen kenangan bagi istrinya Olivia Mariamne yang meninggal pada tahun 1814 di area Kebun Raya Bogor.

Lady Olivia Mariamne lahir di India tahun 1771. Pada usia ke 43 ia menderia sakit malaria, sehingga Raffles membawanya ke Istana Buitenzorg untuk beristirahat. 6 bulan berselang Lady Raffles meninggal dan dimakamkan di pemakaman orang-orang Eropa, Taman Pemakaman Umum Kober, Tanah Abang, Jakarta.

Oh ya, konon tempat tugu ini berdiri merupakan titik tengah kota Bogor. Di monumen ini kita dapat menemukan sebait kata-kata puitis yang diungkapkan dalam bahasa Inggris klasik

Oh thou Whom Neer My Constant Heart , One Moment Hath Forgot, Tho Fate Severe Hath Bid Us Part, Yet Still Forget Me Not

Ada yang mengerti artinya ?

12 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. riezkha said, on Agustus 25, 2008 at 8:25 am

    “Oh thou Whom Neer My Constant Heart , One Moment Hath Forgot, Tho Fate Severe Hath Bid Us Part, Yet Still Forget Me Not”

    mnurut sya..

    kira2 begini…

    …for you that always on my heart, that I never forgot, let the faith separate the two of us, i always think about you…

    kira2 begitu….

    ^-^

    • john r latupeirissa said, on Juli 9, 2009 at 2:30 pm

      Kalau ditulis dalam b inggris sehari-hari jadi begini : “Oh you whom near my constant heart, one moment had forgot, though fate severe had bid us apart, yet still forget me not”

      Artinya :
      “Oh dikau yang selalu kuingat (dekat dihatiku), walaupun satu hal telah berlalu dan memisahkan kita, engkau akan selalu dalam ingatanku”

      Ini ditulis di monumen itu setelah maut memisahkan mereka berdua.

  2. roisz said, on Agustus 26, 2008 at 7:41 am

    puisi yang mantabbbbbh

  3. intan said, on Agustus 27, 2008 at 1:26 am

    Waaa…..keren banget, pantesan negara-negara yang dijajah oleh inggris selalu berakhir baik,menjadi negara yang maju, karena inggris menjajah dengan hati……bener ga sih?

  4. Rully said, on Agustus 27, 2008 at 11:17 am

    @intan: jadi menurut bu Intan dijajah (dengan hati) itu baik? :mrgreen:

    /* ngumpet di belakang mas Budi Sulis */

  5. okky said, on September 4, 2008 at 2:10 am

    so sweet ..

  6. baby face semntara said, on Oktober 14, 2008 at 2:10 am

    cinta itu…..! I don’t know. segala sesuatu yang kita lakukan dengan cinta akan memperoleh sesuatu dan hasilnya akan kita petik. nah kita menggunakan cinta itu dengan niat apa……… ( tul ngga….)

  7. zyad fan zaldy said, on Desember 29, 2008 at 4:10 pm

    cinta adalah anugrah yg penuh dengan mistery,,cinta adalah rahasia kehidupan,,dia bagaikan air,bisa mengalir ke tmpt yg sulit skalipun.dia bagaikan bunga di musim semi yg bsa tumbuh kpn saja,dia bagaikan burung bersayap,yg bisa tebang,berpindah dari tempat yg satu ke tmpat lainnya,,tak pernah ada yg abadi,karna cinta pun bisa mati…

  8. yuliusbowo said, on Februari 20, 2009 at 3:06 pm

    waduhhhh…. gak nyampek otakku buat ngartiin nehhhh….hohohohoohh

    • taufik pret said, on Agustus 1, 2009 at 3:53 pm

      Kr3at!f dong ah….mikir ke’ sdkt aja bila g mampu banyak-banyak….!!!!!!!!

  9. anak_blitar21 said, on Juni 8, 2009 at 8:25 am

    gak teu…..kwakwakwakwakwa

  10. winda said, on Oktober 21, 2009 at 9:06 am

    cintaku besar pada dia yg tak bisa kumiliki karna perbedaan yg begitu jauh.
    tapi aku menantikan keajaiban dalm cintaku,dia akn menjadi miliki suatu hari nanti. yg aku tau cintaku padanya sebesar aku mencintai Tuhan dan orang tua ku……………
    for u budi


Tinggalkan Balasan